Apa itu Just In Time?

Bagi sebagian orang masih merasa asing dengan istilah Just In Time ( JIT ). Just In Time (JIT) adalah suatu sistem produksi yang dirancang untuk mendapatkan kualitas, menekan biaya, dan mencapai waktu penyerahan seefisien mungkin dengan menghapus seluruh jenis pemborosan yang terdapat dalam proses produksi sehingga perusahaan mampu menyerahkan produknya (baik barang maupun jasa) sesuai kehendak konsumen tepat waktu.Untuk mencapai sasaran dari sistem ini, perusahaan memproduksi hanya sebanyak jumlah yang dibutuhkan/diminta konsumen dan pada saat dibutuhkan sehingga dapat mengurangi biaya pemeliharaan maupun menekan kemungkinan kerusakan atau kerugian akibat menimbun barang.

Sistem ini dirintis oleh Toyota Motor Corporation dan dikenal juga dengan Sistem Produksi Toyota, yang kemudian dikenal juga dengan istilah Sistem Produksi Ramping (Lean Production System) dan sistem kanban.

Konsep Just In Ti me (JIT) adalah sistem manajemen fabrikasi modern yang dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan terbaik yang ada di Jepang, sejak awal tahun 1970an, JIT pertama kali dikembangkan dan disempurnakan di pabrik Toyota Manufacturing oleh Taiichi Ohno, oleh karena
itu Taiichi Ohno sering disebut sebagai bapak JIT, Konsep JIT berprinsip hanya memproduksi  jenis-jenis barang yang diminta (what) sejumlah yang diperlukan (How much) dan pada saat dibutuhkan (When) oleh konsumen.

Prinsip dasar Just In Time adalah peningkatan kemampuan perusahaan secara terus menerus untuk merespon perubahan dengan minimisasi pemborosan. Terdapat empat aspek pokok dalam konsep Just In Time yaitu:
1. Menghilangkan semua aktifitas atau sumber-sumber yang tidak memberikan nilai tambah terhadap produk atau jasa.
2. Komitmen terhadap kualitas prima.
3. Mendorong perbaikan berkesinambungan untuk meningkatkan efisiensi.
4. Memberikan tekanan pada penyederhanaan aktivitas dan peningkatan visibilitas aktivitas yang memberikan nilai tambah.

Untuk mencapai empat konsep tersebut perlu diterapkan sistem dan metode sebagai berikut :
a. Sistem kanban  untuk mempertahankan produksi Just In Time (JIT).
b. Metode kelancaran dan kecepatan produksi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan permintaan.
c. Optimalisasi waktu penyiapan untuk mengurangi waktu pesanan produksi.
d. Tata letak proses dan pekerja fungsi ganda untuk konsep tenaga kerja yang fleksibel.
e. Aktifitas perbaikan lewat kelompok kecil (small group) dan sistem saran untuk meningkatkan skills    tenaga kerja.
f. Sistem manajemen fungsional untuk mempromosikan pengendalian mutu ke seluruh bagian perusahaan
Persediaan JIT adalah untuk sistem persediaan yang dirancang guna mendapatkan barang secara tepat waktu. Pada persediaan JIT mensyaratkan bahwa proses atau orang yang membuat unit-unit rusak dapat dikirim untuk menunggu pengerjaan ulang atau menjadi bahan sisa. Sistim JIT menghapus kebutuhan akan persediaan karena tidak ada produksi sampai barang akan dijual. Hal ini berarti bahwa perusahaan harus mempunyai pesanan terus menerus agar dapat berproduksi.

Dalam system JIT menerapkan untuk membeli barang hanya dalam kuantitas yang dibutuhkan saja. Untuk itu perusahaan harus mengikat kontrak panjang kepada pemasok agar bersedia mengirimkan barang yang kita pesan sesering mungkin. Hal ini agar tidak adanya persediaan di gudang.

Produsi JIT adalah suatu sistem dimana tiap komponen dalam jalur produksi menghasilkan secepatnya saat diperlukan dalam langkah selanjutnya dalam jalur produksi. Perusahaan harus memproduksi barang sesuai dengan jumlah pesanan agar tidak adanya persediaan.

Pada system JIT perusahaan harus meningkatkan kualitasnya agar dapat bersaing dengan perusahaan yang lain. Untuk perusahaan harus memperhatikan kualitas mutunya. Dalam pengiriman barang dalam JIT harus tepat waktu, sesuai dengan jumlah pesanan dan dengan kualitas yang bermutu tinggi. Karena hal ini dapat mempengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan produksi. Jika pelanggan senang maka ia akan sering melakukn pesanan terhadap perusahaan produksi dan sebaliknya jika pelanggan tidak puas maka pelanggan akan memilih ke perusahaan produksi lainnya.

Menjadi Pendidik Yang Berkarakter dan Menumbuhkan Orang-Orang Yang Berkarakter Kuat

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Jika kita berbicara masalah pendidikan, hal utama yang akan terbesit pada benak kita adalah seorang pendidik. Iya pendidik, pendidik adalah tenaga kependidikan yang berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan dengan tugas khusus sebagai profesi pendidik. Pendidik mempunyai sebutan lain sesuai kekhususannya yaitu: Guru, Dosen, Konselor, Pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, Ustadz, dan sebutan lainnya.
Namun berbicara tentang pendidikan dewasa ini, tidak dapat dilepaskan oleh peranan pendidikan berkarakter. Ironis memang ketika melihat realitas di negeri ini, dimana pendidikan kita bukannya membaik, tetapi semakin melemah. Sebagai contoh yaitu kasus kekerasan atau tawuran antar pelajar yang marak terjadi pada tahun 2011 lalu. Lihat saja pemberitaan di televisi, ada kasus bentrokan beberapa pelajar SMA Negeri di Jakarta dengan wartawan salah satu televisi swasta. Belum lagi kasus kekerasan yang melibatkan beberapa mahasiswa antar fakultas dalam 1 kampus. Sebenarnya penyebab permasalahan yang terjadi ini hanya sepele, namun lunturnya jiwa nasionalime dan kemerosotan moral merupakan faktor utama dari semua kasus yang ada. Kita memiliki masalah yang cukup serius yaitu pada mentalitas dan moral bangsa.  Pendidikan kita seharusnya lebih menekankan pada pembangunan karakter nasionalisme, bukan pada pencapaiaan kecerdasan intelektual saja.
Upaya  implementasi pendidikan karakter di sekolah, tentu tidak lepas dari peran pendidik. Berdasarkan kajian teoritis maupun empiris diyakini bahwa keberhasilan pendidikan karakter salah satunya diwarnai oleh  faktor pendidik itu sendiri. Diawal tulisan ini saya telah mengungkapkan bagaimanakah arti sebuah pendidikan, dan bagaimanakah arti seorang pendidik bagi pendidikan. Namun sekarang saya akan lebih memperjelas lagi arti dari pendidik, namun lebih fokus pada pendidik yang berkarakter sehingga dapat menjadikan pendidikan berkarakter. Arti pendidik yan berkarakter sesuai yang saya kutip dari buku Dr. Uhar Suharsaputra .Seorang pendidik adalah seorang yang telah menyerahkan dirinya dalam organisasi sekolah, dia tidak bisa melakukan tindakan dan berperilaku sesuai keinginan sendiri, tetapi harus dapat menyesuaikan diri dengan peran dan tugasnya sesuai peran dan tuntutan tugas serta aturan organisasi yang menjadi kewajiban bagi seorang guru, oleh karena itu kita, GURU  HARUS TAHU ATURAN, BERSEDIA DIATUR, dan BISA MENGATUR. Tahu aturan bermakna memahami bagaimana mekanisme kerja organisasi, dengan pemahaman itu maka seorang guru harus mau dan bisa diatur sesuai dengan mekanisme yang berlaku, serta harus bisa mengatur dalam arti mengelola secara optimal apa yang menjadi peran dan tugasnya dalam organisasi sekolah. Sementara berkaitan dengan bersikap dan bergaul dengan siswa, pendidik adalah pelayan mereka untuk mengantarnya pada masa depan yang lebih baik dalam hidup dan kehidupan, dalam ketidakpastian masa depan yang mungkin sedikit dapat dipastikan.
Jika kita mengulas tentang pendidik pasti akan terlitas dan pertama terlintas dibenak kita adalah sosok Ki Hajar Dewantoro yang lahir pada 2 Mei 1899 dan tiap tanggal 2 Mei kita memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), beliau telah mengambarkan tentang sosok guru idaman nan ideal. Saya yakin kata-kata beliau tidak asing lagi di telingga kita. Menurut beliau seorang pendidik harus:
1. Ing Ngarso Sung Tulodho
Kunci sukses pendidikan yang pertama dan utama adalah Akhlaq. Pendidik benar–benar harus bisa menjadi teladan dalam berakhlaq. Anak didik kebanyakan lebih percaya dengan pendidiknya daripada orangtuanya, karena guru dianggap tahu segala-galanya. Untuk itu segala tingkah laku, sopan santun pendidik akan menjadi panutan muridnya. pendidik kencing berdiri, murid kencing berlari.
2. Ing Madyo Mangun Karso
Kunci sukses kedua adalah Minat dan Semangat Belajar. Pendidik harus benar–benar menjadi penggali minat dan pemompa semangat belajar anak sehingga setiap anak mampu berpikir kritis dan belajar mandiri.
Jadi sebetulnya pendidik tidak perlu banyak mengajar, justru lebih perlu banyak menggagas tentang beragam bintang prestasi di langit yang perlu setiap siswa gapai.
Seorang bijak berpendapat bahwa tugas pendidik itu ibaratnya bercerita tentang enaknya ilmu dan membangkitkan selera anak untuk melahap ilmu tersebut. Keberhasilan tertinggi pendidik adalah jika mampu mengubah siswa yang mogok belajar menjadi siswa lebih pandai dari dirinya. Ini bukan tidak mungkin, karena otak anak dalam golden-age sedang otak pendidiknya sudah mulai telmi, waktu belajar anak lebih luas, sementara waktu belajar pendidik lebih terbatas, sumber belajar saat ini lebih banyak daripada sumber belajar ketika pendidik kuliah.
3. Tut Wuri Handayani
Kunci sukses ketiga adalah Pengasuhan dan Pengayoman. Pendidik harus benar–benar pengganti orang tua yang menerapkan Asah, Asih, Asuh, namun sekali lagi bukan dalam arti mengajar tapi mendidik.

Dari beberapa pendapat mengenai definisi pendidik yang berkarakter, dan beberapa petuah dari Bapak pendidikan indonesia. Dan pengamatan saya dari kehidupan sehari-hari dalam lingkungan pendidikan formal ataupun non formal, selanjutnya saya akan memaparkan bagaimanakah sosok pendidik yang berkarakter itu. Sehingga mudah-mudahan ini menjadi tolak ukur bagi pendidik untuk berlaku dalam mendidik.
1. Ramah dan Riang
Indikasi yang mungkin mendekati adalah
- Murah senyum, menyapa, memulai pembicaraan, memancing pertanyaan, tanggap dengan penuh perhatian dan hormat terhadap komentar siswa.
- Menceritakan leucon, tertawa bersama siswa 
2. Penuh keakraban
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Pandai membuat lelucon, mendorong dan memulai diskusi, hafal nama-nama siswa, berinteraksi dengan siswa sebelum dan setelah pembelajaran berlangsung
3. Berwibawa dan percaya diri
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Menerapkan tata tertib belajar yang jelas, menjaga ketertiban kelas, berbicara dengan suara lantang dan jelas.
- Berbicara jelas, menatap (kontak) mata siswa, menjawab pertanyaan dengan benar.
4. Rendah hati dan peduli
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Mengakui kesalahan, tidak sombong, tidak mendompleng sukses orang lain, dan tidak merendahkan perestasi/sukses orang.lain
- Menghargai karya siswa yang baik,. membantu siswa yang membutuhkan bantuan, hafal nama-nama siswa, menawarkan bonus atau nilai tambahan terhadap prestasi siswa yang tinggi.
5. Hormat/menghargai
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Tidak melecehkan dan mempermalukan siswa di kelas, ramah pada siswa, mengucapkan kata minta tolong dan terima kasih terima kasih atas tindakan siswa yang diminta, tidak memotong pembicaraan siswa, tidak mebentak atau mengeluarkan kata-kata kasar pada siswa.
6. Pendengar yang baik
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Tidak memotong pembicaraan siswa, selalu mengadakan kontak mata, menanyakan inti pertanyaan yang diajukan siswa.
7. Profesional dalam penampilan
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Berpakaian rapih, bersih, tidak kusut dan kotor
8. Antusias dalam mengajar
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Murah senyum saat mengajar, menyajikan kegiatan belajar yang menarik, menampilkan ekspresi gerak dan mimik untuk pernyataan atau hal-hal penting, datang tepat waktu.
9. Mengelola waktu pembelajaran dengan baik
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Tiba tepat waktu atau lebih awal, mengakhiri pembelajarn tepat waktu, menyajikan bahan ajar yang relevan, memberikan kesempatan (waktu) untuk pertanyaan, menepati janji, mengembalikan pekerjaan siswa tepat waktu
10. Kreatif dan menarik
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Melakukan eksperimen metode mengajar, menggunakan produk teknologi untuk mendukung dan meningkatkan kualitas pengajaran, menggunakan contoh yang relevan, menarik, tidak monoton
11. Komunikator efektif
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Berbicara lantang dan jelas, menggunakan kata/istilah baku, memberikan contoh yang jelas dan relevan.
12. Menetapkan sasaran belajar harian
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Menyiapkan dan mengikuti silabus dan RPP setiap kali melakukan pengajaran dan pembelajaran. 
13. Melek/terampil teknologi
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Mampu menggunakan komputer, mampu melakukan surat-menyurat melalui e-mail, mampu menggunakan alat tayang seperti OHP, LCD, dll.
14. Menguasai materi ajar
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Mampu menjawab dengan mudah pertanyaan siswa, tidak membaca langsung dari buku atau catatan, dan memberikan contoh yang jelas dan mudah dimengerti.
15. Menyajikan informasi terkini
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Mengaitkan topik pembelajaran dengan situasi nyata terkini, menggunakan rujukan (buku, majalah, video dll) mutakhir 
16. Selalu siap
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Membawa benda/bahan yang diperlukan dalam pembelajaran, tidak pernah terlambat datang ke kelas, memberikan kerangka kegiatan belajar (diskusi dsb).
17. Merangsang diskusi
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Mengajukan pertanyaan menantang dan kontroversial saat pembelajaran, mengarahkan siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran.
18. Merangsang tumbuhnya pikiran kritis/rangsangan intelektual
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Mengajukan pertanyaan cerdas/mendalam/bijak, menggunakan soal essay dalam kuis atau ujian, memberikan tugas rumah, mendorong diskusi/kerja kelompok
19. Memberikan umpan balik konstruktif
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Memberi komentar pada kertas kerja siswa, menjawab pertanyaan siswa, memberi saran
20. Menerapkan ujian yang berkeadilan
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Memberikan garis-garis besar bahan yang akan diujikan, soal ujiam relevan, tidak membebani siswa dengan bahan bacaan, memberikan materi ajar yang sesuai dengan tingkatan mayoritas siswa,
21. Peka dan teguh hati
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Meyakinkan diri bahwa siswa telah menguasai materi ajar sebelum berpindah ke materi baru, memberikan pelajaran tambahan, mengulangi penjelasan bila perlu, menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman siswa.
22. Berusaha menjadi guru yang lebih baik
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Meminta umpan balik atas kinerjanya dari siswa, selalu belajar (mengikuti seminar, pelatihan dll), menggunakan metode mengajar tebaru
23. Kesalingmengertian
Indikasi yang mungkin mendekati adalah 
- Mau menerima alasan yang sah siswa yang ingin meniggalkan pelajaran, tidak kehilangan kendali diri (marah) terhadap siswa, menyediakan waktu tambahan untuk mendiskusikan materimateri yang sulit.

  
Demikian tulisan saya buat sesuai dengan pengalaman dan pengetahuan saya. semoga tulisan ini bermanfaan bagi pihak-pihak yang membutuhkan. 
Artikel ini diikut sertakan dalam Lomba blog Sampoerna School of Education “Menjadi Pendidik”


Penerapan SIM ( Sistem Informasi manajemen ) berbasis Teknologi dalam Pariwisata Indonesia

Indonesia memiliki beragam budaya dan tempat wisata yang menyebar dari sabang hingga merauke. Beraam budaya tersebut merupakan salah satu kekayaan alam yang menjadikan Indonesia menjadi salah satu negara kaya di dunia. keeksotisan pariwisata indonesia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing. Ada beribu-ribu tempat wisata Indonesia yan ditawarkan paa masyarakat dunia. Namun, hingga kini masih sedikit orang yang mengetahuinya.
Misalnya saja, bila kita menyebut pariwisata Indonesia di kancah internasional, maka yang ada dalam bayangan mereka adalah Bali. Ya, bagi wisatawan mancanegara, Indonesia adalah Bali dan Bali adalah Indonesia. Padahal, kenyataannya masih banyak pariwisata Indonesia yang belum mereka ketahui yang tentu saja tidak kalah menarik dengan Bali.
Memperkenalkan pariwisata Indonesia pada masyarakat dunia bukan hanya semata-mata tugas pemerintah, namun juga tugas kita semua. Kita semua tahu, bahwa salah satu bidang yang menyokong devisa negara kita adalah unsur pariwisatanya.
Oleh sebab itu, tak salah bila kita semua memikirkan bagaimana cara mempromosikan pariwisata Indonesia pada masyarakat dunia agar tempat wisata yang terkenal di Indonesia di mata mereka tidak hanya Bali.
Namun ada beberapa masalah yang muncul setelah banyaknya wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin dan datang ke tempat-tempat wisata Indonesia, salah satu masalahnya adalah dalam bidang fasilitas penunjang wisatawan domestik maupun asing, khususnya wisatawan asing. Sehingga menyebabkan daya tarik terhadap tempat-tempat wisata tersebut menurun.Sarana penunjang tersebut dapat berupa informasi rute, moda transportasi, dan sebagainya yang menunjang wisatawan untuk menikmati wisatanya. Jika kita amati dari masalah-masalah yang melingkupi fasilitas penunjang, sebenarnya masalah yang paling ungent sekarang ini adalah masalah informasi tempat wisata dan rute untuk menuju ke tempat wisata tersebut.
Banyak dari wisatawan mancanegara bahkan wisatawan domestik yang ingin berkeliling ke tempat-tempat wisata indonesia kebingungan karena sulitnya informasi rute dan tempat wisata. Hal ini melingkupi bagi wisatawan yang baru mendatangi tempat wisata tersebut pertama kali. karena jika sudah menyambangi tempat wisata tersebut, wisatawan cenderung sudah tahu rute dan karakteristik tempat wisatanya. Namun beda halnya dengan wisatawan yang baru pertama kalinya ke sebuah tempat wisata, Ia cenderung akan kebingungan mengenai rute, moda transportasi yang harus digunakan agar murah, dan hal-hal lainnya.
Masalah-masalah tersebut sebenarnya sudah diantisipasi beberapa pihak. Contohnya di yogyakarta, Dinas pariwisata DIY menyediakan rute-rute tempat wisata di setiap shelter bus transjogja, rute itu juga melingkupi rute dari bus-bus transjogja. Namun rute-rute tersebut masih dalam bentuk lembaran kertas yang di tempel. Sehingga dari banyak wisatawan yang saya tanya dia masih kebingungan dengan informasi tersebut, karena informasi tersebut masih bersifat konvensional dan informasi yang disediakan juga terbatas hanya informasi rute. Disana wisatawan diharuskan untuk mengolah sendiri informasi yang didapat.






Sebenarnya teknologi peta dalam digital sudah dikembangkan oleh salah satu operator seluler di indonesia. Namun peta tersebut hanya melingkupi jalur/rute yang digunakan untuk membantu perjalanan mudik. Diteknologi ini terdapat banyak fasilitas-fasilitas yang sebenarnya bisa digunakan untuk mencari rute secara otomatis ke suatu tempat, dalam kata lain menggunakan sistem GPS ( Global positioning system ). Sehingga para pengguna dapat mencari dimana ia sekarang dan bagaimana untuk mencapai ke suatu tempat. Dan disana juga disediakan fasilitas pencari sarana layanan publik. Namun yang menjadi masalah dengan sistem ini adalah sistem ini hanya bisa diakses oleh pengguna salah satu operator seluler tertentu, dan berbayar.
Ada juga fasilitas yang dapat diakses oleh semua operator seluler, yaitu google map mobile. Fasilitas ini cukup lengkap, karena dapat menunjukan posisi seseorang dan rute untuk menuju ke suatu tempat yang akan dituju. Namun untuk di daerah indonesia hal-hal yang mengenai rute terkadang masih agak rancu jika di cari melalui aplikasi tersebut. Hal ini bisa saya buktikan ketika saya memasuki daerah pantai di wonosari,yogyakarta. Rute yang ditunjukan masih membingungkan saya yang pada waktu itu masih termasuk pertama kali ke daerah tersebut. Dan fasilitas google maps ini juga harus digunakan dalam keadaan online.


Halaman muka SI rute wisata di Badung, Bali
Namun beda halnya ketika saya jalan-jalan ke bali. di daerah badung sudah disediakan aplikasi yang dapat menunjukan tempat-tempat wisata, rute-rute untuk menuju tempat wisata tersebut, dan beberapa info mengenai badung bali. Rute ini masih belum di produksi/sediakan secara masal. karena saya mendapatkan ini dari beberapa orang yang saya kenal. Jadi aplikasi ini belum dikembangkan untuk digunakan  lebih lanjut. Padahal jika aplikasi semacam ini dikembangkan dan dterapkan dengan sistem online dan offline maka akan lebih mempermudah para wisatawan yang akan mengunjungi suatu tempat. Dan dampak lebih jauhnya yaitu meningkatnya wisatawan yang mengunjungi tempat-tempat wisata indonesia.
Jadi, sebenarnya indonesia perlu diterapkan Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) yang terstruktur dan lengkap untuk mempermudah wisatawan dalam menjelajah tempat-tempat wisata di indonesia. Aplikasi yang berisi informasi tempat-tempat wisata, rute-rute, moda transportasi, dan hal-hal yang dibutuhkan bagi wisatawan ini dibuat sedemikian rupa sehingga mudah digunakan oleh para wisatawan domestik maupun asing. Sehingga indonesia perlu mengembangkan aplikasi semacam ini yang di desain untuk berbagai macam model, dari offline sampai online. Pada mode online di desain dengan situs yang minimalis namun fungsional, dapat di akses melalui komputer ataupun mobile phone. Dan pada mode offline didesain menjadi aplikasi yang ringan, fungsional, lengkap namun dapat diinstall di banyak tipe mobile phone, dan juga dapat di install pada komputer. Selanjutnya pihak dinas pariwisata menyediakan satu komputer di tempat yang strategis dan aman untuk para wisatawan yang akan menyusuri tempt-tempat wisata. Misalnya di pelabuhan, bandara, terminal, pojok-pojok tempat wisata,dan lan lain.
Memang dengan adanya ide semacam ini terlihat sangat sulit untuk direalisasikan, ada banyak alasan yang muncul ketika ide semacam ini saya utarakan pada teman saya. salah satu alasan yang dianggapnya paling sulit adalah mengumpulkan informasi mengenai rute di tiap daerah dan penyebaran aplikasi tersebut. Nah disinilah seharusnya kita mulai untuk berfikir kritis dan kreatif melihat teknologi dan perkembangan sekitar. Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat semacam ini kita bisa menggunakan koneksi dunia maya yang menghubungkan berbagai macam background orang di manapun dan kapanpun. Saya bisa katakan bahwa ini adalah proyek yang bisa digalakan dari kecil ke besar. Dari kota-kota ke provinsi-provinsi kemudian menjadi satu database yaitu nusantara. Oke, kita bisa mulai terlebih dulu dari daerah-daerah di jawa timur terlebih dahulu. Kita dapat mengumpulkan informasi-informasi mengenai lokasi wisata, ruter-rute wisata, dan sebagainya yang berhubungan denga wisata. Kita dapat menyebarkan informasi ini melalui website kumpulan blog dan tulisan orang-orang jawa timur, dan dari sana juga kita dapat bekerjasama dengan admin website NGAWUR ( ngeblog jawa timur ) untuk membuat semacam kompetisi ngeblog cerita tempat-tempat wisata di jawa timur, all about destination in east java. Nah dari sana kita dapat mengumpulkan informasi-informasi tersebut yang selanjutnya proyek ini dilanjutkan membuat aplikasi yang membantu wisatawan berkunjung di jawa timur. mulai dari informasi tempat wisata sampai rute dan moda transportasinya pun ada. Seperti contoh, ada wisatawan yang berasal dari yogyakarta, disana dia dapat info ada desa bahasa di jawa timur. Dengan mengakses website atau aplikasi yang sudah jadi tersebut wisatawan tersebut tinggal mengetikan desa bahasa kemudian muncul profil desa bahasa di pare, disana terdapat rute kalo dari daerah yogyakarta itu harus naik moda transportasi apa saja dan rutenya seperti apa. jika memilih untuk menggunakan motor ada rute yang muncul secara detail seperti aplikasi peta berute.
Dan masih ada satu keraguan lagi, yaitu bagaimana cara menyebarkan aplikasi tersebut jika sudah jadi ? itu se mudah, kalo kita lihat aplikasi tersebut termasuk aplikasi yang berbasis teknologi. Kita tahu bahwa di indonesia terdapat website yang mempublish dan membahas teknologi-teknologi terbaru dan mutakhir. websitenya adalah Pusat Teknologi, disana kita dapat mengetahui kabar-kabar teknologi terbaru. Disana kita bisa pasang atau publish bahwa sekarang sudah ada aplikasi peta wisata portabel dan website peta wisata. silahkan bisa kunjungi dan download melalui website Pusat teknologi tersebut.
Proyek ini selain menjadi proyek kecil ke besar juga bisa langsung menjadi proyek besar, yaitu dengan menggunakan komunitas blog yang cakupannya besar, yakni nusantara. Blogger Nusantara ini adalah salah satu website paguyuban/kumpulnya para blogger se-Nusantara / Indonesia. Dari sini kita dapat menerapkan konsep sebelumnya untuk diterapkan dalam jangkauan yang lebih luas.
Demikian tulisan saya buat sesuai dengan pengalaman dan pengetahuan saya. semoga tulisan ini bermanfaan bagi pihak-pihak yang membutuhkan.

Artikel ini diikut sertakan dalam Ngawur Writing Contest “Pemanfaatan Teknologi Digital Untuk Indonesia” yang diselenggarakan oleh NGAWUR dan bekerjasama dengan Pusat Teknologi dan Blogger Nusantara

Be Unity, Bakrie Group Corporation

CEO ( Chief Executive Officer) sebuah perusahaan pada dasarnya adalah salah satu jabatan yang paling strategis. CEO ini seperti ujung tombak daroi sebuah perusahaan. Jika ujung tombak tersebut tumpul, maka fungsi guna dari tombak itu akan berkurang. Begitupun dengan CEO, jika salah sedikit saja dalam sebuah pengambilan keputusan strategi dalam pengembangan perusahaan, maka akan bertampak panjang pada perusahaan. Dampak yang terjadi bisa memancing kerugian yang cukup mengurangi income dari perusahaan.
Bakrie's Grup adalah sebuah kumpulan perusahaan yang tidak bisa di pungkiri kebesarannya. Mulai dari perusahaan yang bergerak pada bidang pertambangan, Agribisnis, hingga infrastruktur. Dan semua perusahaan tersebut bisa dibilang perusahaan yang cukup mempunyai pengaruh pada bidang-bidangnya (manufaktur ataupun jasa) di Indonesia, bahkan sudah masuk pada pasar internasional. Sehingga sedikit saja kesalahan pada strategi dan pengambilan keputusan di top management akan menjadikan kerugian yang cukup besar. Selalu ada konsekuensi ditiap ada langkah yang diambil. Dan jika saya diangkat sebagai CEO Bakrie's Grup maka saya akan menerapkan langkah-langkah yang strategis sebagai strategi semua perusahaan menghadapi saingan dari dalam maupun luar negeri. Sebelum langkah -langkah tersebut saya terapkan saya akan menggunakan analisis SWOT untuk mendapatkan langkah-langkah strategis tersebut.

1. Strengths
Sebagai Perusahaan-perusahaan yang sudah skala nasional, bahkan ada yang internasional. Bakrie mempunyai banyak kelebihan dibanding perusahaan-perusahaan lain yang ada di Indonesia. Berikut analisis saya mengenai beberapa kelebihan yang dapat menjadi sebuah kekuatan bagi Bakrie's Grup:

   1. "Banyak perusahaan" lebih kuat dari perusahaan-perusahaan lain.
Hal ini disebabkan karena perusahaan yang tergabung dalam bakrie's grup tidak hanya bergerak pada satu bidang saja dan terdiri dari satu perusahaan. Perusahan yang tergabung dalam Bakrie's Grup terdiri dari banyak perusahaan, mulai dari perusahaan PT Bumi Resources Tbk, hingga PT Bakrie Telecom Tbk. Perusahaan yang bergerak pada bidang pertambangan hingga Telekomunikasi. Hal tersebut menjadi kelebihan bagi Bakrie's Grup karena semakin mudah untuk mensinkronkan tiap program di perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Bakrie's Grup sehingga dapat memajukan perusahaan-perusahaan tersebut.
Jika saya menjadi CEO Bakrie's Group maka akan saya ubah nama tiap perusahaan yang tergabung dalam Bakrie's grup dengan embel-embel nama Bakrie. Hal ini memang terlihat sepele, namun hal ini dapat menjadi langkah awal untuk menjadikan Bakrie's Group lebih Unity. dampak jangka panjangnya adalah jika Bakrie's Group melakukan program CSR maka mastyarakat akan lebih mengenal.
  2. Bisnis dan Kekuasaan.
Mungkin banyak orang berstatemen bahwa masuknya bapak Aburizal Bakrie ke dunia politik (jadi pejabat) adalah langkah yang salah dan mempertaruhkan kredibilitas Bakrie's Grup. Namun, saya menganggap langkah tersebut adalah langkah yang dapat menguntungkan bagi kemajuan Bakrie's Grup. Ada filsafah yang pernah dikatakan oleh salah satu mantan bupati "Orang miskin jangan berani-berani sama orang berduit, orang berduit(pengusaha) jangan berani-berani sama pejabat, nanti dipersulit urusannya". Sekilas didengar memang falsafah tadi seperti kurang tepat. Namun, ketika menelaah dengan seksama, hal tarsebut memang benar adanya pada zaman sekarang ini. Ketika pengusaha sudah punya orang dalam yang dapat mempermudah bisnisnya, maka bisnisnya akan berjalan dengan lancar. Dan kelebihan yang lain adalah Bakrie's grup akan mendapat informasi yang lebih cepat dibanding pengusaha-pengusaha lain. Jika terdapat informasi peluang bisnis yang akan di kembangkan, maka Bakrie's Grup akan lebih cepat mendapatkan informasi tersebut dan lebih cepat untuk mempersiapkan pembukaan bisnis tersebut atau tidak.
Kalau kita flashback kebelakang kita akan dapat mengambil contoh pada Sudono Salim (Liem Soe Liong), Sudono Salim adalah seorang pengusaha yang mempunyai perusahaan yang bergerak pada bidang-bidang strategis di zamannya. Hal tersebut dapat juga menjadi dasar bahwa dekat dengan kekuasaan akan memperlebar arus informasi peluang bisnis yang ada, dan mempermudah birokrasi ang ada.
Jika saya menjadi CEO Bakrie's Group maka saya akan lebih hati-hati dalam pengambil keputusan/tender yang berhubungan dengan program pemerintah.
  3. Mempunyai media
Di era modern sekarang ini kekuatan media tidak bisa diremehkan lagi. Media menjadi kekuatan yang dapat mengontrol arus informasi pada masyarakat secara luas. Dengan adanya TVone, ANTV, dan Viva news maka cukup untuk mengendalikan arus informasi yang ada di indonesia.
Jika saya menjadi CEO Bakrie's Group maka saya akan lebih memasukan Iklan profil perusahaan, sehingga masyarakat luas mengetahui profil Bakrie's Group sudah memberikan sumbangsih yang besar bagi indonesia.


2. Weaknesses
Sebesar apapun perusahaan ataupun grup perusahaan, pasti akan berpeluang masih mempunyi kekurangan di beberapa lini. Namun yang paling menjadi pembicaraan publik sehingga mendistorsi citra Perusahaan Bakrie adalah kasus lumpur lapindo. Kasus ini memang sudah hampir teredam dengan pelimpahan tanggung jawab kepada pihak pemerintah setelah melalui persidangan karena keputusan yang menyatakan bahwa insiden lapindo adalah karena bencana alam, namun pada benak masyarakat yang berkembang hal tersebut adalah kesalahan PT. Minarak Lapindo Jaya ( MLJ ) sehingga tanggung jawab penggantian ganti rugi tanah dan bagunan adalah di pihak MLJ.
Jika saya menjadi CEO Bakrie's Grup maka saya akan menghitung semua alokasi dana dari semua program CSR perusahaan yang tergabung dalam Bakrie's Group. Dan mengalihkan dana tersebut untuk penyelesaian ganti rugi insiden lumpur lapindo. Memang hal ini terasa bukan insting seorang wirausaha, namun adakalanya dalam bisnis kita menggunakan kearifan dalam pengambilan keputusan. Hal ini juga pada jangka panjangnya akan meningkatkan pandangan masyarakat kepada Bakrie's Group.
Selain insiden lumpur lapindo, Bakrie's Grup juga seperti ada krisis pencitraan. Kalau dilihat program CSR ( Corporate Sosial Responsibility program ) sudah banyak, mulai dari beasiswa sampai kewirausahaan. Namun masih sedikit orang yang mengetahui hal tersebut. Memang dalam memberi tak perlu untuk mengexpose terlalu banyak, nanti bisa dibilang tidak ikhlas. Namun dengan dalih untuk mengumumkan program yang ada agar ketercapaian program merata, maka memang diperlukan expose program yang besar-besaran. Semisal, program Beasiswa bakrie seharusnya di blow up sedemikian rupa sehingga mampu menaikan nama bakrie.
Jika saya menjadi CEO Bakrie's Group maka saya akan menjadikan satu nama pada program-program CSR semua perusahaan yang tergabung dalam Bakrie's Group. Hal ini selain lebih menjadikan dana CSR semakin banyak karena bersumber dari banyak perusahaan, juga mempermudah orang untuk menanggapi bahwa ini adalah program Bakrie's Group. Seperti contoh, Program Beasiswa Bakrie, Bakrie Bussines competition.


3. Opportunities
Pada dasarnya Bakrie's group sudah menjadi perusahaan yang besar dan masuk pada bidang-bidang yang strategis. yakni dari batu bara, gas dan minyak, agribisnis, properti, telekomunikasi, metal dan infrastruktur. Sehingga hampir semua peluang bidang bisnis sudah dimasuki oleh Bakrie's Grup. Namun tidak hanya berhenti disitu saja, Bakrie's Grup masih memiliki peluang bisnis yang dapat dikembangkan. Dengan melihat perkembangan zaman sekarang ini, sebenarnya Bakrie's Grup mempunyai peluang yang sangat besar untuk masuk pada bisnis-bisnis kreatif, bidang jasa, dan juga masuk pada bidang teknologi.
Jika saya menjadi CEO Bakrie's Group maka saya akan mengembangkan bisnis-bisnis yang dapat menjadikan bisnis yang sudah berjalan semaki kuat. Pada bidang telekomuniksi Bakrie sudah mempunyi perusahaan yang sudah mempunyai pondasi cukup kuat, maka saya akan masuk pada pasar  gadget untuk melengkapinya. Seperti Netbook, Playbook, dll. Pada bidang Gas dan minyak Bakrie sudah mempunyai perusahaan yang bergerak dibidang itu, maka saya akan masuk pada produk-produk turunan dari minyak. Pada bidang agribisnis Bakrie sudah mempunyai BSP, maka say akan membangun pengolahan hasil dari agribisnis tersebut. Semua bisnis tambahan tersebut sebelum saya buat juga akan dipertimbangkan tingkat ROR, PP, dll. Jika menunjukan angka yang positif untuk investasi maka usaha itu akan kita lanjutkan.

4. Threaths
Ancaman untuk setiap bidang usaha memang selalu ada. Mulai dari ancaman eksternal maupun internal. Namun disini saya baru menemukan ancaman yang berasal dari luar ( eksternal ). Ancaman ini berasal dati perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang yang sama.
Masuknya Bapak Aburizal Bakrie ke dunia politik yang saya sebut sebagai kekuatan tersendiri bagi Bakrie's Grup bisa juga menjadi ancaman tersendiri, karena pihak Bakrie's Grup harus siap untuk hampir beberapa kasus perusahaan dipolitisi oleh lawan politik Bapak Aburizal Bakrie. Hal ini selain menjadi kekuatan juga bisa menjadi ancaman.
Regulasi yang masih sering berubah juga menjadi ancaman tersendiri di Indonesia. Regulasi yang kadang tidak jelas bisa menjadikan perusahaan kurang pesat dalam perkembangannya.

Asuransi Jiwa dan Kesehatan



Kesehatan adalah investasi yang sangat berharga. Karena itu, jadikanlah hidup sehat optimal sebagai kebiasaan anda sehari-hari. Pola makan yang teratur dan sesuai takaran gizi menjadi salah satu cara untuk mencapai pola hidup sehat. Pola hidup yang sehat juga dapat kita optimalkan dengan olahraga yang teratur, istirahat yang cukup, dan gaya hidup yang sehat.

Kesehatan dan keselamatan jiwa memang sesuatu yang pokok namun terkadang banyak orang melalaikan. Kelalaian yang kecil mengenai kesehatan akan berdampak besar pada keselamatan jiwa. Kesehatan akan menjadi sangat terlihat penting jika seseorang sudah terkena masalah kesehatan. seorang penyair ternama dari Dinasti Song, Lu You (1125 - 1210 M) menyampaikan pada dua baris puisi yang ditulisnya  “Hanya ketika seseorang  mengalami masalah, dia baru menyadari sudah terlambat untuk belajar Tao. Hanya ketika seseorang jatuh sakit, dia menyesal tidak menjaga kesehatan dengan baik.”.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan penyakit, namun masih sedikit cara untuk menyembuhkan dengan biaya yang murah. Orang modern mengalami hampir semua jenis penyakit. Sebagian diakibatkan karena fisiologis, psikologis, dan bahkan disebabkan faktor lingkungan. Dengan banyaknya faktor yang dapat menyebabkan penyakit tersebut, maka semakin rentan seseorang akan mengalami masalah kesehatan. Setelah langkah preventif yang kita lakukan dengan cara menjaga pola makan, olahraga, istirahat, dan pola hidup. Tidak ada salahnya jika anda mulai untuk melakukan langkah yang safely dengan cara mengasuransikan kesehatan dan keselamatan jiwa anda.

"Kenapa harus asuransi kesehatan?" mungkin itu adalah hal yang akan muncul dibenak pembaca setelah sampai pada tulisan ini. Ini adalah beberapa alasan yang saya kutip pada situs www.bca.co.id yang mendukung kenapa kita harus mengasuransikan kesehatan dan keselamatan jiwa kita :  
1. Memberikan Proteksi bagi keluarga anda
Anda tentunya ingin keluarga dan orang-orang terdekat anda hidup bahagia. Pastikan anda telah memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan finansial bagi keluarga. Asuransi jiwa dan kesehatan merupakan salah satu wujud tanggung jawab serta kepedulian anda terhadap mereka.2. Mencapai kualitas hidup yang lebih baik 
 Dengan perlindunngan kesehatan maksimal, anda dan keluarga dapat memperoleh layanan kesehatan serta mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Selain itu, anda juga bisa terhindar dari resiko finansial.
3. Terjaganya  standart hidup keluarga anda
 layanan proteksi melindungi Anda dari resiko yng mingkin bisa mengganggu keuangan keluarga anda, sehingga standart hidup keluarga anda dapat terjaga dengan baik.
4. Optimalisasi dana anda
Layanan proteksi yang dilengkapi dengan investasi dapat melindungi anda dan keluarga, sekaligus juga mengembangkan dana anda.
Namun, terkadang setelah kita positif mengambil keputusan untuk mengasuransikan kesehatan dan keselamatan jiwa, kita masih kebingungan untuk memulainya. Memulai terkadang memang lebih sulit dibandingkan ketika suatu hal sudah berjalan. Namun disini dapat saya share hal yang perlu diperhatikan tentang perlindungan jiwa dan kesehatan yang saya ambil dari situs www.bca.co.id
1. Jenis perlindungan yang dibutuhkan Terdapat berbagai jenis perlindungan yang dapat anda pilih, mulai dari perlindungan jiwa, kesehatan, hingga perlindungan yang dilengkapi dengan investasi. Sesuaikan dengan profil dan kebutuhan anda.
2. Mulailah sedini mungkin
Dengan memiliki perlindungan jiwa dan kesehatan sejak dini, anda bisa mendapatkan berbagai keuntungan dan manfaat, salah satunya adalah premi yang lebih ringan.
3. Jumlah uang pertanggungan
Perkiraan jumlah uang pertanggungan yang sesuai dengan kebutuhan anda, Sehingga anda tetap mempertahankan kualitas kenyamaan finansial anda.
4. Cari referensi dan kredibilitas perusahaan
 Telitilah sebelum memilih layanan proteksi. Banyaklah bertanya kepada orang yang berengalaman dibidangnya. Perhatikan reputasi perusahaan yang menyediakan layanan proteksi tersebut. Perusahaan yang terpercaya akan memberikan pelayanan yang terbaik. Dengan begitu, anda akan merasakan kualitas manfaat yang terbaik.

 Itulah sedikit tulisan saya yang semoga bermanfaat bagi anda, agar dapat mengambil keputusan tentang masa depan kesehatan dan keselamatan jiwa anda dengan mengasuransikan kesehatan dan keselamatan jiwa anda. Untuk penutup tulisan saya ini saya paparkan manfaat Perlindungan Kesehatan yang saya kutip dari www.bca.co.id
1. Memberikan jaminan perlindungan kesehatan.
2. Biaya perlindungan yang ringan dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Kunjungan Industri ke PT. Coca Cola Bottling Indonesia

 Era globalisasi menuntut seseorang untuk terus meningkatkan kompetensi dan keahlian guna menghadapi persaingan yang semakin ketat. Selain kompetensi, hal yang tidak kalah penting adalah pengalaman, terutama pengalaman di lapangan yang berhubungan dengan kompetensi dan keahlian yang dimiliki seseorang tersebut.
Salah sati cara yang dilakukan untuk mengembangkan kompetensi dengan memperluas pengetahuan dan pengalaman adalah dengan mengadakan kunjungan industri. kunjungan industri yang dilakukan tentunya harus sesuai dengan apa yang ingin di ketahui dari bidang industri yang di datangi. kali ini kami melakukan kunjungan industri ke PT. Coca Cola Bottling Indonesia yang bertempat di semarang. Coca-Cola Bottling Indonesia merupakan salah satu produsen dan distributor minuman ringan terkemuka di Indonesia. Mereka memproduksi dan mendistribusikan produk-produk berlisensi dari The Coca-Cola Company. Perusahaan mereka memproduksi dan mendistribusikan produk Coca-Cola ke lebih dari 400.000 outlet melalui lebih dari 120 pusat penjualan. 
Kunjungan industri yang dilakukan berfokus pada tema "proses produksi". Disini kami memdapatkan pengetahuan langsung dari lantai produksi tentang bagaimana proses produksi dari produk-produk Coca Cola tersebut. Dalam aktifitas kunjungan industri tersebut peserta dibawa kelantai produksi dari mulai pembersihan botol hingga pengemasan, yang selanjutnya tinggal didistribusikan. Namun, seperti biasa pada tahap ini peserta dilarang untuk mengambil atau mengabadikan gambar di area lantai produksi.
Sebenarnya sebelum peserta memasuki tahap melihat langsung proses produksi dilantai produksi, pihak Coca Cola menyambut dengan pembukaan, pemutaran video, penjelasan mengenai PT. Coca Cola  Botling Indonesia yang bertempat di semarang. Pada sesi ini dari pihak Coca Cola membuka pertanyaan seluas-luasnya mengenai perusaan itu sendiri.

Workshop Kekreatifitasan dan Kewirausahaan

 
Semakin ketatnya persaingan dalam berbagai bidang, khususnya dalam pekerjaan ketika mahasiswa teknik industri telah lulus dari bangku kuliah. Hal ini memberikan pengaruh bagi mahasiswa teknik industri untuk menigikuti dan mempelajari perkembangan tersebut. Hal ini berkaitan dengan tuntutan dari persaingan global yang ada di dunia industri, baik industri manufaktur maupun industry-industri jasa yang mengharuskan seorang lulusan teknik industri tidak hanya memiliki skill yang hebat dalam teori tetapi harus diimbangi dengan  skill tambahan yang mumpuni. Salah satunya adalah skill kewirausahaan dan organisasi (kemampuan bekerja dalam satu tim).
Kemampuan kewirausahaan dan berorganisasi perlu dimiliki oleh lulusan teknik industri, karena ketika terjun langsung dalam dunia industri, ada dua komponen utama yang saling terkait antara satu dengan yang lainnya. Dua komponen tersebut adalah alat dan user (manusia). Ketika bekerja dengan peralatan (mesin), maka kemampuan  (skill) ilmu teoritis yang digunakan untuk bekerja (mengendalikan mesin. Akan tetapi ketika kita bekerja dengan manusia lain Organisasi), maka tidak hanya kemampuan teoritis yang kita perlukan tetapi ada kemampuan tambahan yang kita butuhkan.


Melihat keadaan yang seperti itu, sehingga Teknik Industri UTY mengadakan workshop kekreatifitasan dan kewirausahaan. kegiatan yang diadakan pada tanggal 3 desember 2011 itu berjalan dengan lancar. Dan mampu menumbuhkan bakat peserta dalam skill kewirausahaan dan pengetahuan tentang kekreatifitasan membuat produk ( deterjen dan shampo mobil ). Skill kewirausahaan di  kembang tumbuhkan dengan cara tiap peserta yang telah di bagi kedalam kelompok di haruskan untuk mempromosikan produk yang telah dibuat sendiri. Hal ini tentunya akan merangsang insting marketing ( pemasar ) dalam jiwa peserta.

Jalan-Jalan di Malioboro

Nama Malioboro berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti karangan bunga. Konon, jalan ini memang selalu dipenuhi bunga saat perayaan atau upacara tertentu. Malioboro 1980. Suasana kuno Malioboro masih terasa dengan masih berdirinya gedung-gedung dan bangunan tua peninggalan jaman Belanda. Malioboro 2000. Renovasi gedung-gedung baru membuat romantika Malioboro kuno makin tak terasa. Malioboro kini adalah Malioboro yang modern dan semrawut. Tapi Malioboro tetap saja membuat rindu. 
Malioboro tidak lepas dari kota Jogja, bahkan bisa dibilang sudah menjadi ikon kota Jogja. Setiap kali menyebutkan Malioboro, orang akan tahu bahwa Malioboro itu di Jogja. Malioboro yang terletak sekitar 1 km dari Kraton Jogja merupakan pusat perekonomian yang sangat ramai di kota Jogja. Di jalan ini berdiri pertokoan, rumah makan hotel dan perkantoran yang membuat kawasan ini tidak pernah lengang. Di ujung Selatan dari kawasan ini, tepatnya di Jl. Ahmad Yani, terdapat Pasar Beringharjo yang juga dikenal dengn sebutan 'Pasar Gede. Terdapat juga Benteng Vredeburg yang dulunya merupakan benteng pertahanan Belanda dari serangan pasukan Kraton. Diseberang benteng ini adalah Gedung Agung, yang dulu pernah digunakan sebagai Istana Negara pada masa pemerintahan Presiden Soekarno saat ibukota negara dipindahkan ke Jogjakarta.
Di kawasan Malioboro ini terkenal juga dengan para pedagang kaki lima. Anda bisa berbelanja aneka produk kerajinan lokal seperti batik, hiasan rotan, wayang kulit, bermacam tas, sandal, sepatu juga blangkon (topi khas Jawa) serta barang-barang perak, emas, hingga pedagang yang menjual pernak pernik lain. Saat berbelanja di kaki lima, anda bisa menawar harga barang yang akan anda beli, jika pandai menawar dan beruntung, anda bisa mendapatkan penurunan harga sepertiga atau bahkan setengah harga dari harga yang ditawarkan.
Saat hari mulai menjelang sore, banyak lapak lesehan yang mulai dibuka. Disini anda bisa menikmati makanan khas Jogja seperti gudeg atau pecel selain itu juga  tersedia aneka masakan oriental ataupun seafood. Bagi anda yang ingin mencicipi makanan di sepanjang jalan Malioboro, pastikan untuk meminta daftar harga serta memastikan harganya pada penjual  guna menghindari naiknya harga yang kurang wajar.

Kompetisi Desain HMTI UTY

Minggu 18 agustus 2011, Teknik Industri  UTY mengadakan presentasi lomba desain ergonomi yang diikuti oleh 3 perguruan Tinggi swasta(PTS)  yang ada di Yogyakarta yaitu UTY,UAD,UII yang telah diseleksi sebelumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang sidang kampus 1 UTY yang bertempat di Ringroad utara Sleman, kegiatan ini dimulai pada jam 09.00 WIB sampai jam 13.00 WIB. Juri dalam lomba tersebut berasal dari dosen UTY yaitu Suseno S,Tp, MT dan dari dosen UII Dr. Ir. H. Hari Purnomo, MT.
Acara yang dimulai dengan sambutan oleh Arifin selaku ketua panitia berlangsung dengan lancar, sesuai dengan harapan yang di sampaikan oleh ketua panitia pada sambutannya. “Acara ini juga diharapkan menjadi pintu gerbang mahasiswa untuk mengerti dunia usaha dibidang desain” kata dari Ari Zaki ST dalam sambutannya mewakili prodi Teknik Industri. Tidak hanya itu, peserta juga berharap acara ini menjadi ajang penumbuh kekreatifitasan mahasiswa teknik industri pada umumnya.
Acara ini dimeriahkan  dengan desain-desain inovatif dari Anastasya dkk (UII) dengan desain produk One click-Cheese cutting bar, Halim dkk (UTY) dengan desain tefflon multifungsi, Nurdin dkk (UII) dengan desain The elegant design of stove and sink, dan Mei Haryono dkk (UAD) dengan desain perancangan glass tray. Bagai gading yang tak retak, sebagus desain yang dibuat ternyata masih mendapat masukan dari dewan juri. Mulai dari kompleksitas desain hingga kelayakan produk yang dibuat untuk diproduksi. Dr. Ir. H. Hari Purnomo, MT selaku juri juga menambahkan “banyak desain yang dibuat peserta adalah hanya dari pemikiran peserta saja, tanpa mendengarkan suara konsumen (consumen voice)”.
Peserta yang diberi waktu 20 menit untuk menjelaskan dan sesi tanya jawab ini mampu menerangkan dan mendeskripsikan desainnya secara terperinci pada tamu yang datang. Presentasi dimulai dari grup dari UTY, yang selanjutnya disusul oleh UII (nurdin), (UII) Anastasya, dan (UAD) mei haryono. Para tamu yanmg telah diberikan hak untuk bertanya mulai bertanya pada presentasi yang pertama. Penanya dimulai dari Ari Zaki ST, salah satu Dosen Dari Teknik Induistri UTY. Presentasi yang berlangsung cukup lama tersebut dibanjiri oleh banyak pertanyaan oleh para tamu yang datang. Lomba ini akhirnya di menangkan oleh Natasha, dengan juara 2 oleh Halim dari UTY, dan juara 3 dari mahasiswa UII ( Nurdin, dkk).
Di akhir presentasi sebelum pengumuman pemenang Dr. Ir. H. Hari Purnomo, MT menyampaikan  masukannya kepada para peserta, dan sedikit materi pada para tamu. “banyak mahasiswa yang mendesain hanya pada aspek mikroergonomi, padahal sekarang desain yang diterima itu sudah masuk pada aspek makroekonomi” begitulah kata Dr. Ir. H. Hari Purnomo, MT. “desain pada aspek makroergonomi akan menjadikan produk akan bernilai ekonomi” begitu lanjutnya.