sikap memaafkan dan manfaatnya bagi kesehatan




Salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Al Qur’an adalah sikap memaafkan:
Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. (QS. Al Qur’an, 7:199)
Dalam ayat lain Allah berfirman: "...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22)
Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur'an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:
... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)
Juga dinyatakan dalam Al Qur'an bahwa pemaaf adalah sifat mulia yang terpuji. "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (Qur'an 42:43) Berlandaskan hal tersebut, kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur'an, "...menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain." (QS. Ali ‘Imraan, 3:134)

Pemahaman orang-orang beriman tentang sikap memaafkan sangatlah berbeda dari mereka yang tidak menjalani hidup sesuai ajaran Al Qur'an. Meskipun banyak orang mungkin berkata mereka telah memaafkan seseorang yang menyakiti mereka, namun perlu waktu lama untuk membebaskan diri dari rasa benci dan marah dalam hati mereka. Sikap mereka cenderung menampakkan rasa marah itu. Di lain pihak, sikap memaafkan orang-orang beriman adalah tulus. Karena mereka tahu bahwa manusia diuji di dunia ini, dan belajar dari kesalahan mereka, mereka berlapang dada dan bersifat pengasih. Lebih dari itu, orang-orang beriman juga mampu memaafkan walau sebenarnya mereka benar dan orang lain salah. Ketika memaafkan, mereka tidak membedakan antara kesalahan besar dan kecil. Seseorang dapat saja sangat menyakiti mereka tanpa sengaja. Akan tetapi, orang-orang beriman tahu bahwa segala sesuatu terjadi menurut kehendak Allah, dan berjalan sesuai takdir tertentu, dan karena itu, mereka berserah diri dengan peristiwa ini, tidak pernah terbelenggu oleh amarah.
Menurut penelitian terakhir, para ilmuwan Amerika membuktikan bahwa mereka yang mampu memaafkan adalah lebih sehat baik jiwa maupun raga. Orang-orang yang diteliti menyatakan bahwa penderitaan mereka berkurang setelah memaafkan orang yang menyakiti mereka. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang belajar memaafkan merasa lebih baik, tidak hanya secara batiniyah namun juga jasmaniyah. Sebagai contoh, telah dibuktikan bahwa berdasarkan penelitian, gejala-gejala pada kejiwaan dan tubuh seperti sakit punggung akibat stress [tekanan jiwa], susah tidur dan sakit perut sangatlah berkurang pada orang-orang ini.
Dalam bukunya, Forgive for Good [Maafkanlah demi Kebaikan], Dr. Frederic Luskin menjelaskan sifat pemaaf sebagai resep yang telah terbukti bagi kesehatan dan kebahagiaan. Buku tersebut memaparkan bagaimana sifat pemaaf memicu terciptanya keadaan baik dalam pikiran seperti harapan, kesabaran dan percaya diri dengan mengurangi kemarahan, penderitaan, lemah semangat dan stres. Menurut Dr. Luskin, kemarahan yang dipelihara menyebabkan dampak ragawi yang dapat teramati pada diri seseorang. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa

Permasalahan tentang kemarahan jangka panjang atau yang tak berkesudahan adalah kita telah melihatnya menyetel ulang sistem pengatur suhu di dalam tubuh. Ketika Anda terbiasa dengan kemarahan tingkat rendah sepanjang waktu, Anda tidak menyadari seperti apa normal itu. Hal tersebut menyebabkan semacam aliran adrenalin yang membuat orang terbiasa. Hal itu membakar tubuh dan menjadikannya sulit berpikir jernih – memperburuk keadaan.

Sebuah tulisan berjudul "Forgiveness" [Memaafkan], yang diterbitkan Healing Current Magazine [Majalah Penyembuhan Masa Kini] edisi bulan September-Oktober 1996, menyebutkan bahwa kemarahan terhadap seseorang atau suatu peristiwa menimbulkan emosi negatif dalam diri orang, dan merusak keseimbangan emosional bahkan kesehatan jasmani mereka. Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa orang menyadari setelah beberapa saat bahwa kemarahan itu mengganggu mereka, dan kemudian berkeinginan memperbaiki kerusakan hubungan. Jadi, mereka mengambil langkah-langkah untuk memaafkan. Disebutkan pula bahwa, meskipun mereka tahan dengan segala hal itu, orang tidak ingin menghabiskan waktu-waktu berharga dari hidup mereka dalam kemarahan dan kegelisahan, dan lebih suka memaafkan diri mereka sendiri dan orang lain.
Semua penelitian yang ada menunjukkan bahwa kemarahan adalah sebuah keadaan pikiran yang sangat merusak kesehatan manusia. Memaafkan, di sisi lain, meskipun terasa berat, terasa membahagiakan, satu bagian dari akhlak terpuji, yang menghilangkan segala dampak merusak dari kemarahan, dan membantu orang tersebut menikmati hidup yang sehat, baik secara lahir maupun batin. Namun, tujuan sebenarnya dari memaafkan –sebagaimana segala sesuatu lainnya – haruslah untuk mendapatkan ridha Allah. Kenyataan bahwa sifat-sifat akhlak seperti ini, dan bahwa manfaatnya telah dibuktikan secara ilmiah, telah dinyatakan dalam banyak ayat Al Qur’an, adalah satu saja dari banyak sumber kearifan yang dikandungnya.

 di ambil dari info@harunyahya.com

menangani ketidakpuasan pelanggan


pelanggan adalah raja, hal itu mungkin yang sering di dengung-dengungkan oleh para promotor. pahlawan garis depan perusahaan ini bisa jadi menggunakan berbagai macam cara untuk mendapatkan pelanggan sebanyak-banyaknya. ketika suatu perusahaan telah mendapatkan pelanggan yang cukup banyak maka yang selanjutnya harus dilakukan adalah mempertahankan pelanggan tersebut dan jika bisa menjadikannya loyal pada poduk/jasa yang kita tawarkan.
Dari hal tersebut muncul tantangan yang lebih jika terdapat keinginan pelanggan yang tidak sesuai dengan kenyataan produk/jasa kita. ketika ketidakpuasan tersebut telah mencapai titik kulminasi maka hal yang dimungkinkan terjadi adalah hilangnya pelanggan. namun, dalam proses mencapai ttik kulminasi ketdakpuasan tersebut pasti pelanggan akan melakukan komplain. dan komplain ini sebenarnya adalah kompensasi kesempatan ke-dua yang diberikan konsumen pada produsen. lalu bagaimana sebaikya menangani komplain pelanggan yang baik? nah, mungkin kutipan dari tulisan Handi Irawan D. MBA M,Kom, seorang managing director markting & research consultan frontier.


Mengucapkan terima kasih” merupakan langkah  pertama yang  harus  dilakukan  oleh front-line staff.  Seringkali, mengucapkan terima kasih bukanlah hal yang sulit dilakukan. Yang  menjadi masalah,  apakah front –line  staff  mampu melakukannya dengan tulus. Gerakan tubuh dan pancaran sinar mata serta senyum yang menyertai, lebih dari sekedar kata-kata. Tak mengherankan, pengembangan sikap terhadap jajaran customer service  sangatlah penting. Mereka perlu diyakinkan bahwa pelanggan yang komplain ini masih memberikan kesempatan kedua kepada perusahaan.

Kiat kedua dalam menangani komplain adalah mengucapkan “maaf”  setelah mengatakan kata “terimakasih.” Pada umumnya, setelah kata ini, emosi  pelanggan yang komplain pastilah reda. Sekali lagi, tanpa disertai sikap yang benar-benar berorientasi pelanggan, tidaklah mudah mendidik  karyawan  untuk melakukan hal ini dengan tulus. Yang lebih sering terjadi adalah reaksi spontan untuk bertahan  dan membela diri. Ini terutama terjadi bila standar layanan terhadap pananganan komplain tidak jelas. Ini juga bisa terjadi, bila karyawan tidak memiliki empowerment atau front–line staff  ragu-ragu siapa  sesungguhnya yang menjadi atasannya, pelanggan atau manajemennya.

Penanganan komplain akan lebih efektif apabila kemudian front- line staff  mampu mencari informasi  dari pelanggan. Hal ini penting sebagai dasar untuk memberikan solusi yang  tepat. Selain itu,  informasi yang diperoleh akan sangat berguna bagi perusahaan untuk memperbaiki standar layanan  atau langkah-langkah  perbaikan secara  internal di masa  mendatang. Pelanggan yang sudah mulai reda kemarahannya, biasanya cukup mudah untuk diminta informasi lebih lanjut.

Setelah itu, pelanggan biasanya akan minta kepastian bahwa perusahaan tidak akan melakukan hal ini  lagi. Jadi, kata “terima kasih”, “maaf”, perlu diikuti, ” kami berjanji hal tersebut tidak terulang lagi”.

Yang paling penting dari semua kiat ini adalah langkah kongkret terhadap penanganan komplain dan harus dilakukan secepat mungkin. Waktu adalah faktor penting dan sangat menentukan dalam penyelesaian komplain.

Lalu, dari manakah kita tahu bahwa penanganan komplain yang dilakukan oleh karyawan kita efektif?  Tidak ada cara lain kecuali melakukan pengukuran melalui suatu riset pasar. 

Salah satu riset pasar yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan decision  tree. Dalam hal ini,  pelanggan pertama-tama dikelompokkan dalam dua bagian, yaitu mereka yang mempunyai problem  dan pelanggan yang tidak mempunyai problem. Dari responden yang mempunyai problem, kemudian  dibagi menjadi dua kelompok, yaitu responden yang melakukan komplain dan responden yang  tidak melakukan  komplain. Akhirnya, responden yang melakukan komplain, dibagi dalam dua grup, yaitu  mereka yang sudah mendapatkan tindakan penyelesaian dan mereka yang merasa bahwa tidak ada  tindakan penyelesaian dari perusahaan. Kemudian, tingkat kepuasan dari setiap grup pelanggan  diukur dan dianalisis.

Dari hasil analisa seperti ini, perusahaan diharapkan mampu untuk mengidentifikasi dua hal. Pertama, sejauh manakah perusahaan sudah dipersepsi menyelesaikan komplain? Kedua, apakah mereka yang  komplain relatif lebih puas dibandingkan dengan mereka yang tidak komplain? Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Frontier, perusahaan dikatakan sudah menyelesaikan pekerjaan komplain secara baik, apabila sekitar 90% pelanggan yang komplain mengatakan “ya”.
Ada kemungkinan bahwa tingkat kepuasan pelanggan yang komplain dan tertangani dengan baik akan lebih tinggi dari mereka yang tidak pernah mempunyai problem. Apabila hal ini terjadi, perusahaan  tersebut dapat dikatakan mempunyai kemampuan yang sangat efektif dalam menangani komplain. Bagi mereka, komplain adalah kesempatan yang terbaik untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Untuk mencapai hasil seperti ini, sungguhlah tidak mudah. Kurang dari 10% perusahaan di Indonesia yang mampu melakukan hal ini.

cara membuat blog melalui blogger

 
inilah halaman awal ketika ingin membuat blog dengan blogger, halaman tersebut bisa dibuka melalui www.blogger.com. setelah itu pilihlah (klik) link mulai. jika pada gambar diatas adalah yang berwarna orange. setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini
pada halaman berisi tentang data-data dasar yang digunakan untuk mendaftar. seperti email,password,dll
setelah proses pengisian dihalaman ini selesai lalu klik lanjutkan pada bagian bawah halaman


setelah langkah pertama selesai, maka akan masuk pada langkah selanjutnya yaitu tahap pemberian nama blog. nama ini nantinya akan menjadi nama dan alamat blog kita (misal :www.arifinibnadam.blogspot.com) blog yang kita buat.setelah langkah ini selaesai kita akan masuk pada langkah ke-3. namun terkadang pada tahap penamaan blog terjadi pengulangan lagi. hal ini biasanya karena nama blog  yang kita pilih sudah di miliki orang lain. sehingga kita tidak bisa menggunakan alamat tersebut. jika hal tersebut terjadi maka masukan lagi nama blog yang anda inginkan selain nama yang pertama anda masukan. ( jika ingin cepat melewati tahap ini, pada bawah pengisian nama blog klik "cek ketersediaan". setelah itu pilih rekomendasi nama yang ada). setah memilih nama yang ada. lalu klik lanjutkan
langkah selanjutnya yakni pemilihan template blok anda, anda boleh memilih template mana saja yang tersedia. setelah memilih template lalu klik "lanjutkan" yang tedapat pada halaman bagian bawah.

finally, jadilah blog anda.. setelah ini baru membuat posting(tulisan/artikel) pada blog anda, yang tutorialnya nanti akan saya buat(insyaalla)

hikmah puasa (penelitian logis)


Mengapa Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita mesti puasa sunnah pada tiap hari Senin dan Kamis? Dalam sebuah hadits yang disampaikan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda :
"segala amal perbuatan manusia pada hari senin dan kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa."(HR. Tirmidzi)
Dari abu Qotadah al-Anshory Radhiallahuanhu 'anha Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa hari arofah, lalu beliau menjawab: "ia menghapus dosa-dosa tahun lalu dan yang akan datang". Beliau juga ditanya tentang puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab:"ia menghapus dosa-dosa tahun lalu."Dan ketika ditanya tentang puasa hari senin, Beliau menjawab: "ia adalah hari kelahiranku, hari aku diutus, dan hari diturunkannya al-Qur'an padaku." Riwayat Muslim
 
Puasa yang dilakukan secara rutin dapat memberikan banyak manfaat bagi fisik/lahiriah maupun jiwa/bathiniah.
Hal ini juga diakui oleh beberapa orang ahli dari Barat yang non-muslim, seperti Allan Cott M.D (Amerika), Dr. Yuri Nikolayev (Rusia) dan Alvenia M. Fulton (Amerika).
Allan Cott M.D bahkan telah membukukan beberapa hikmah dari puasa ke dalam sebuah buku yang berjudul Why Fast?
Berikut adalah beberapa hikmah dari puasa yang diambil dari buku Why Fast? :
  1. to  feel better physically and mentally (merasa lebih baik secara fisik dan mental)
  2. to look and fell younger (supaya terlihat dan merasa lebih muda)
  3. to clean out the body (membersihkan badan)
  4. to lower blood pressure and cholesterol levels (menurunkan tekanan darah dan kadar lemak)
  5. to get more out of sex (lebih mampu mengendalikan sex)
  6. to let the body health itself (membuat tubuh sehat dengan sendirinya)
  7. to relieve tension (mengendorkan/melapaskan ketegangan jiwa)
  8. to sharp the senses (menajamkan fungsi indrawi)
  9. to gain control of oneself (memperoleh kemampuan mengendalikan diri sendiri) 
  10. to slow the aging process (memperlambat proses penuaan  

 
Sementara itu, Dr. Yuri Nikolayev berpendapat bahwa kemampuan puasa yang bisa membuat seseorang menjadi awet muda adalah sebagai suatu penemuan terbesar abad ini. Beliau mengatakan: “What do you think is the most important discovery in our time? The radioactive watches? Exocet bombs? In my opinion the bigest discovery of our time is the ability to make onself younger phisically, mentally and spiritually through rational fasting.”
(Menurut pendapat Anda, apakah penemuan terpenting pada abad ini? Jam radioaktif? Bom exoset? Menurut pendapat saya, penemuan terbesar dalam abad ini ialah kemampuan seseorang membuat dirinya tetap awet muda secara fisik, mental, dan spiritual, melalui puasa yang rasional).
Alvenia M. Fulton, Direktur Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” di Amerika Serikat menyatakan bahwa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik perempuan secara alami. Puasa menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat. Puasa menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh (fasting is the ladies best beautifier, it brings grace charm and poice, it normalizes female functions and reshapes the body contour).
Ketiga orang ahli tersebut yang notabene adalah non-muslim bahkan mengakui kehebatan dari puasa. Mengapa kita yang muslim justru terkadang melalaikannya? Padahal jelas sekali Rasulullah telah bersabda seperti di atas tersebut.
Beberapa manfaat puasa Senin-Kamis bagi kesehatan jasmani antara lain adalah:
  • Memberikan kesempatan istirahat kepada alat pencernaan.
    Karena pada hari saat kita tidak berpuasa alat penceranaan di dalam tubuh bekerja sangat keras, dan pada saat puasalah alat pencernaan tersebut beristirahat
  • Membersihkan tubuh dari racun dan kotoran (detoksifikasi).
    Dengan puasa Senin-Kamis, berarti membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita sehingga menghasilkan enzim antioksi dan yang dapat membersihkan zat-zat yang bersifat racun dan karsinogen dan mengeluarkannya dari dalam tubuh.
  • Mencegah penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan gizi, yang belum tentu baik untuk kesehatan seseorang.
    Kelebihan gizi atau overnutrisi mengakibatkan kegemukan yang dapat menimbulkan penyakit degeneratif seperti kolesterol dan trigliserida tinggi, jantung koroner, kencing manis (diabetes mellitus), dan lain-lain.

Tahajjud Sembuhkan Segala Penyakit


“Dan pada sebagian malam bertahajjudlah dengannya sebagai tambahan bagimu.Mudah- mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji”. (Al Isra’: 79)
Mengapa Allah menyuruh kita bangun bangun di tengah malam untuk melaksanakan sholat tahajjud? Apa rahasia di balik perintah Allah tersebut? Apakah betul orang-orang yang bertahajjud di tengah malam akan diangkat Alllah ke tempat yang terpuji?
Sholat Tahajjud, Stress, dan Hormon Kortisol (Hormon Stress)
Siapa bilang ajaran dalam agama Islam hanya dogma & doktrin. Prof.Dr.Muhammad Sholeh, dosen IAIN Surabaya, telah mampu membantah pandangan tersebut melalui desertasi yang ia pertahankan sehingga mendapatkan gelar doktor dalam bidang ilmu kedokteran pada program pasca sarjana Universitas Surabaya, dengan judul “Pengaruh Sholat Tahajjud terhadap Peningkatan Perubahan Respon Ketahanan Tubuh Imunologik : Suatu Pendekatan Psikoneuroimunologi” , menyimpulkan jika anda melakukan sholat tahajjud secara rutin, benar gerakannya, ikhlas, dan khusyu’ niscaya anda akan terbebas dari penyakit infeksi dan kanker.
Hormon Kortisol Rendah
Desertasi ini melibatkan 41 responden siswa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya. Dari 41 siswa, hanya 23 yang sanggup menjalankan sholat tahajjud selama 1 bulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa yang bertahan sholat tahajjud selama 2 bulan. Sholat tahajjud dimulai pukul 2.00 – 3.00 WIB sebanyak 11 roka’at, dengan dua roka’at sebanyak 4 kali dan ditutup sholat witir sebanyak 3 roka’at. Dan selanjutnya, hormon kortisol (hormon stress) dari 19 siswa tersebut diperiksa di 3 laboratorium di Surabaya (Pramitha, Prodia, dan Klinika).
Apa yang terjadi? Para siswa yang sholat tahajjud dengan rutin dan ikhlas berbeda dengan siswa yang tidak melaksanakan sholat tahajjud. Mereka yang melaksanakan sholat tahajjud tersebut memiliki kadar hormon kortisol yang rendah. Hal ini menandakan mereka memiliki ketahanan tubuh yang kuat dan kemampuan individu yang tangguh sehingga mampu menanggulangi masalah-masalah sulit dengan lebih stabil.
Hormon kortisol adalah salah satu hormon stress. Kadar hormon ini semakin meninggi ketika kita dalam keadaan stress. Dengan kadar hormon yang meninggi kita lebih mudah berbuat salah, sulit berkonsentrasi, dan daya ingat kita kurang baik. Hormon ini oleh pakar kesehatan dijadikan tolak ukur untuk tingkat/derajat stress seseorang. Makin stress seseorang, maka hormon kortisol semakin meninggi dalam darahnya. Hormon kortisol memiliki kadar tertinggi di waktu tengah malam hingga waktu pagi, terutama pagi-pagi sekali (normal di pagi hari berkisar 38-690 mmol/liter, sedangkan malamnya 69-345 mmol/liter).
Stress dan depresi menjadi penyakit yang lazim di zaman sekarang ini. Stress sebenarnya keadaan yang positif bagi kita jika digunakan dalam keadaan yang masih wajar. Jika berlebihan, maka kadar hormon adrenalin dan hormon kortisol akan meningkat sehingga mengganggu sistem kekebalan tubuh yang akhirnya kita mudah terkena infeksi, penyakit maag, asma, dan memperburuk penyakit degeneratif kronis (kanker, diabetes,rematik dan lain-lain).
Dengan sholat tahajjud yang dilakukan secara rutin, ikhlas, dan khusyu’ akan mampu menciptakan karakter baru serta tangguh bagi pelaksananya, sehingga kita akan memiliki persepsi dan motivasi yang positif yang nantinya akan terhindar dari stress. Mungkin itulah maksud firman Allah pada surah Al-Isra’ :79 di atas tentang diangkatnya para pelaksana sholat tahajjud ke tempat yang terpuji, Allahu’alam (Allah yang Maha Tahu).
Mengapa harus tengah malam?
Kata tahajjud terambil dari kata hujud yang berarti tidur. Kata Tahajjud dipahami oleh al-Biqai dalam arti tinggalkan tidur untuk melakukan sholat. Sholat ini juga dinamakan sholat lail/sholat malam, karena ia dilaksanakan di waktu malam yang sama dengan waktu tidur.
Apa rahasia bangun di tenah malam untuk sholat tahajjud? Hal ini telah dijawab Allah pada surah al-Muzzammil ayat 6-7, berbunyi :” Sesungguhnya bangun di waktu malam, dia lebih berat dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. Sesungguhnya bagimu di siang hari kesibukan yang panjang”.
Dari ayat tersebut ada 2 hal yang begitu mengesankan kita. Pertama, sengaja untuk bangun malam. Kedua, bacaan di malam hari memiliki efek dan dampak yang lebih mengesankan. Sengaja bangun malam hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki niat kuat. Niat yang kuat pasti didorong oleh motivasi yang kuat, sehingga pekerjaan tersebut akan dilakukan dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh. Apalagi sholat tahajjud adalah sholat sunnah, InsyaAllah orang yang melaksanakan sholat sunnah adalah orang yang memang punya niat yang ikhlas & motivasi yang kuat. Lain halnya dengan sholat wajib, terkadang kita melaksanakan sholat wajib hanya sekedar “gugur kewajiban”. Sholat tahajjud dilakukan harus setelah tidur (meskipun sebentar). Apa manfaatnya? Bangun tidur pasti pikiran kita lebih segar. Bayangkan dalam 1 hari, jantung kita berdetak 100.000 kali, darah kita mengalir melalui 17 juta mil arteri, urat darah halus dan juga pembuluh-pembuluh darah. Tanpa kita sadari rata-rata sehari kita berbicara 4.000 kata, bernafas sebanyak 20.000 kali, menggerakkan otot-otot besar sebanyak 750 kali, dan mengoperasikan 14 milyar sel otak.
Manusia perlu istirahat. Dan tidur adalah istirahat yang sangat baik menurut ilmu kesehatan. Dengan tidur berarti terjadi proses pemulihan sel tubuh, penambahan kekuatan dan otak kita kembali berfungsi dengan sangat baik. Tak heran jika Allah berkehendak agar sholat tahajjud dikerjakan setelah tidur. Dengan pikiran yang fresh akan membantu kita untuk lebih khusyu’ memaknai ayat-ayat Allah yang kita baca.
Bacaan di malam hari lebih mengensankan dibandingkan di siang hari, mengapa demikian? Orang yang hobinya break-breakan (ORARI), mereka lebih senang akan memilih berkomunikasi di malam hari kira-kira pukul 2.00 – 4.00, karena suara yang dihasilkan di waktu itu lebih cukup bagus dan jernih, walaupun daya jangkauannya sangat jauh. Berbeda dengan siang hari, suara breaker tidak begitu jelas karena banyak frekuensi yang mengganggu.
Ini menandakan, bangun di tengah malam dan bersholat tahajjud sangat baik untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Dan komunikasi yang kita lakukan semuanya berbasis pada pancaran energi. Penulis punya pengalaman menarik terhadap seseorang yang berumur paruh baya ketika berbicara dalam sebuah forum, di mana tutur katanya begitu santun didengar, wajahnya penuh percaya diri dan enak dipandang, memiliki karakter yang kuat untuk mempengaruhi orang yang berinteraksi dengannya. Pada sebuah kesempatan penulis bertanya : “Apa kira-kira rahasia kelebihan yang saudara miliki selama ini?”. Ia menjawab dengan singkat dan satun : “Disiplinkan diri dengan ber sholat tahajjud”.
Meditasi dan Tahajjud
Meditasi berarti keheningan, diam dan kesendirian. Keheningan muncul apabila pikiran sadar kita telah berhenti sepenuhnya.
John Kehoe, penulis buku terlaris “Mind Power” pernah melakukan tapa brata dengan menyingkirkan diri dari hiruk-pikuk dunia, kemudian menyepi di dalam hutan untuk melakukan meditasi. Hal ini ia lakukan untuk menembus batas kesadaran tertinggi atau lapisan terdalam pikiran bawah sadarnya melalui kesunyian dan pencarian diri.
Banyak dari mereka melakukan metode meditasi lewat relaksasi senam ringan, olah nafas, pergi ke tempat sunyi dengan menghidupkan kaset-kaset, CD pencerahan. Bahkan ada yang menggunakan aroma terapi wewangian, tak heran terlalu besar biaya yang dikeluarkan hanya untuk bermeditasi saja.
Padahal Allah telah memberikan jalan alternafif kepada kita pada 14 abad yang lalu untuk lebih dekat dengan-Nya lewat pelaksanaan sholat malam karena sholat adalah salah satu bentuk meditasi. Selama ini kita terjebak pada belenggu diri kita sendiri yang menjadikan sholat sebagai kewajiban semata, bukan sebuah kebutuhan, kalau tidak sholat akan masuk neraka, terkesan Tuhan yang membutuhkan kita.
Padahal untuk melakukan sholat tahajjud kita tak perlu ke hutan, mengasingkan diri, cukup bangun di tengah malam kemudian berwudhu (bersuci) secara sederhana menurut rukun dan syaratnya. Tak perlu biaya mahal, hanya perlu tempat, dan sajadah yang bersih.

(dikutip dari : Tabloid NURANI )

inilah muslim


Islam adalah nama agama kami. Artinya adalah “selamat” atau “tunduk patuh”. Kami telah bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah semata. Anda tidak tahu ilah? Ilah adalah sesuatu yang diharapkan, ditakuti, dicintai, dan dipatuhi oleh manusia. Itulah pernyataan loyalitas yang kami ulang sedikitnya sembilan kali dalam sehari semalam.

Kami adalah manusia yang merdeka. Merdeka dari desakan hawa nafsu. Tidak mudah, tapi kami selalu berusaha untuk tetap loyal pada satu-satunya ilah kami. Kami bukan termasuk orang-orang yang tunduk pada keinginannya pribadi. Kami juga tidak tunduk pada godaan kesenangan badani belaka. Kami merdeka karena tunduk pada Allah semata.

Bagi kami, tidak ada yang absolut kecuali Allah. Kami tidak mengutak-atik Kitab Suci kami, bahkan tidak berani sekedar untuk menambah satu kata atau huruf baru ke dalamnya. Kami tidak berani untuk berpikir bahwa kami lebih tahu urusan kami sendiri. Ada Yang Maha Tahu yang akan menyelesaikan segala urusan kami. Kami berani di hadapan manusia dan takut di hadapan Allah, lantang di hadapan diktator dan menyerah tanpa syarat di hadapan Allah. Jangan bingung. Ini hanya masalah menempatkan diri pada kedudukannya yang benar.

Kami ini Muslim.

Anda tahu siapa kami? Kami adalah umat yang selalu menimbulkan rasa cemas kepada mereka yang diliputi dengki. Kami menyuruh putri-putri kami berhijab, dan hal itu membuat semua orang khawatir. Padahal mereka tidak ragu melepas putri-putri mereka dengan pakaian minim hingga larut malam. Ah, mereka hanya takut, karena kaum perempuan Muslim hidupnya lebih menyenangkan. Mereka takut semua perempuan akan mengikuti jejak putri-putri kami.

Agama kami memang tidak pernah menyelisihi fitrah. Semuanya sesuai dengan karakter dasar manusia. Mereka menutup aurat bukan karena terpaksa, melainkan karena memang demikianlah yang baik bagi mereka. Tanyakanlah pada putri-putrimu, bukankah hari-hari mereka dilalui dengan penuh kekhawatiran karena mata lelaki yang selalu sigap menangkap apa-apa yang sesuai dengan syahwatnya? Tanyakanlah pada kaum perempuanmu, bukankah hidup mereka penuh dengan penyesalan karena selalu disusahkan oleh para pria hidung belang? Ah, tidak perlu dijawab. Kami sudah tahu jawaban jujurnya.

Jangan heran jika kami enggan menyentuh minuman beralkohol, karena Allah memang tidak menghendaki hamba-hamba-Nya melakukan perbuatan-perbuatan yang bodoh seperti lazimnya orang mabuk. Semua hukum yang susah payah dirumuskan oleh negara-negara Barat untuk menghindari ekses negatif dari minuman keras hanya teori usang. Cukup sebuah ayat dalam Al-Qur’an, maka kami pun menjauh darinya. Inilah bukti ketundukan kami.

Mengapa kalian bingung menyaksikan kami shalat lima waktu setiap harinya? Justru kamilah yang bingung melihat kalian begitu jarang meluangkan waktu untuk Tuhan. Anda pikir shalat itu mempersulit hidup kami? Demi Allah, kami tidak membasuh kepala kami dengan wudhu dan tersungkur dalam sujud kecuali untuk mendapatkan manisnya iman. Kami paham jika Anda tidak mengerti. Rasa manis hanya dipahami oleh mereka yang memiliki lidah. Iman hanya dimengerti oleh mereka yang bersedia untuk tunduk.

Kalian yang tidak memahami lezatnya iman tidak akan mengerti tujuan hidup kami. Kami hidup hanya untuk mati. Semua manusia begitu, tapi sedikit yang mau mengakuinya. Kenyataannya semua manusia akan mati. Bedanya, kami memiliki tujuan yang pasti, dan kami yakin pada petunjuk arah yang terpampang di depan mata. Kami tidak takut mati, karena mati itu keniscayaan. Tidak ada bedanya mati sekarang atau tahun depan. Yang menjadikannya beda hanyalah caranya. Kami adalah kaum yang akan maju berdesak-desakan ketika pintu menuju syahid terbuka.

Anda tidak paham? Tentu saja, karena Anda tidak memiliki kerinduan kepada akhirat. Siapa pun boleh menyangkal, tapi kebenaran adalah kebenaran. Kami hanya menyuarakan kebenaran, dan kebenaran itu lincah seperti air. Jika terhalang batu, ia akan mengambil jalan lain. Jika dibendung, ia akan berkumpul hingga cukup banyak dan akhirnya melimpah dari dinding yang menghadang. Jika Anda berusaha memenjarakan kebenaran yang terus mengalir dalam suatu wadah, maka niscaya kebenaran itu akan menekan ke segala arah, dan semua dinding pun akan runtuh.

Anda bisa menghina Rasul kami dengan berbagai gambar yang tak pantas, tapi semuanya hanya akan berakhir mengenaskan bagi para penghujat. Di negeri penghujat Rasulullah saw. itu, lima ribu eksemplar Al-Qur’an telah terjual dalam lima bulan saja. Anda bisa menyebarkan kabar bohong apa pun tentang kami, namun hal itu hanya akan mendorong semua orang untuk mengenal kami lebih jauh. Ini adalah kabar buruk bagi kalian, karena siapa pun yang mempelajari Islam dengan baik niscaya hatinya akan tersentuh.

Teruskanlah makar ini, dan kami akan tetap menjadi pemenangnya!

Anda bisa mengajak semua orang untuk memerangi kami, namun kebenaran akan sampai juga pada telinga-telinga yang tetap terbuka. Kalian bisa membumihanguskan negeri-negeri kami, namun Islam akan sampai juga di negeri kalian. Cepat atau lambat, negeri kalian akan menerima Islam dengan tangan terbuka, karena kebenaran akan selalu menyentuh hati manusia yang cenderung pada kelembutan.

Kami ini Muslim. Kamilah yang akan memenangkan pertarungan, jika memang Anda bersikeras untuk bertarung. Tapi jangan khawatir, karena kami tidak merasa perlu memaksa Anda masuk ke dalam barisan kami. Cukuplah dengan menjadi teman yang baik, dan semuanya akan baik-baik saja. Allah SWT tidak melarang kami berteman dengan siapa pun yang tidak memerangi kami. Kepada semuanya, kami sampaikan salam hangat persahabatan : bukalah pintu hati kalian untuk kebenaran, dan ia akan datang dengan berbagai cara yang belum pernah kalian bayangkan sebelumnya.

Kami adalah tangan-tangan yang saling berpegangan dan saling menjaga satu sama lainnya. Kami adalah dahaga yang saling mendahulukan. Kami adalah tubuh-tubuh yang saling menyelamatkan. Kami adalah lidah-lidah yang saling menghibur dan hati yang saling mencemaskan.

Kami adalah Muslim. Kami akan menang.

Gejala Deindustrialisasi Tidak Terjadi di 2011

Jakarta - Gejala deindustrialisasi diperkirakan tidak akan terjadi pada tahun 2011. Hal itu terlihat dari realiasi pertumbuhan industri yang mencapai 4,69 persen pada 2010, dan peningkatan impor bahan baku dan barang mesin.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, total impor bahan baku sepanjang Januari-November 2010 adalah USD89,206 miliar atau mengalami peningkatan sekira 43 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2009, sedangkan impor barang modal mencapai USD24,401 miliar atau naik 35,20 persen dari periode sama tahun 2009. 

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, gejala deindusrialisasi yang diproyeksi akan terjadi oleh para pengamat ekonomi, tidak akan terjadi pada tahun 2011.

"Kita lihat industri bertumbuh secara year on year (yoy) dari 2009 ke 2010 adalah sebesar 1,5 persen, sehingga deindustrialisasi tidak terjadi,” kata Hidayat di Jakarta, Senin (3/1/2011).

Menurut Hidayat, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan melakukan berbagai langkah untuk mencegah terjadinya gejala deindustrialisasi, yang diantaranya adalah membuat kluster industri yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

"Kemenperin menargetkan industri tumbuh 6,1 persen tahun 2011. Itu akan tercapai kalau tiga permintaan saya dipenuhi, yakni insentif fiskal, lahan 300 ribu hektare (ha) untuk swasembada gula, dan kepastian hukum," ujarnya.

Berbeda dengan Hidayat, Menko Perekonomian Hatta Rajasa justru menargetkan industri akan bertumbuh sebesar 4,5-5 persen pada tahun 2011. Pertumbuhan industri manufaktur pada 2011, kata Hatta, didorong oleh  realisasi ekspansi dari hampir semua sektor industri. "Ini penting karena industri manufaktur salah satu sektor menyerap tenaga kerja," kata Hatta.

Dihubungi terpisah, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa mengatakan, pada tahun 1998, pertumbuhan industri manufaktur nasional mampu mencapai dua dijit. Pada tahun 2011, kata Erwin, akan terjadi tren peningkatan pertumbuhan industri manufaktur nasional. Itu artinya, gejala deindustrialisasi yang terjadi tidak separah seperti tahun 2010.

"Sementara pada tahun 2010, hanya tumbuh empat persen, ini artinya industri manufaktur memang menurun atau terjdi deindustrialisasi. Namun saya melihatnya trennya sudah positif naik dan prediksi saya tahun 2011 akan lebih baik dari tahun 2010, walaupun belum normal seperti sebelum 1998," jelas Erwin. 

Menurut Erwin, untuk merealisasikan hal tersebut, kuncinya adalah menciptakan iklim investasi yang kondusif dan meminimalisasi biaya ekonomi yang tinggi melalui akselerasi infrastruktur.

Selain itu, ujar dia, pemerintah harus fokus pada sektor-sektor industri yang memiliki efek domino yakni mampu menyerap banyak tenaga kerja. "Di samping itu, kami semua berharap distribusi penyerapan government spending semakin lebih baik," ujar Erwin.

Apabila hal-hal tersebut bisa dilakukan, maka, Erwin menambahkan, pada tahun ini, industri manufaktur nasional akan bertumbuh sekira lima persen.
Sumber: Economy.okezone.com, 3 Januari 2011

Asean Sepakati Standarisasi Otomotif

Jakarta - Pelaku industri otomotif ASEAN berkomitmen secara bertahap menyelaraskan standar produk otomotif di negara-negara anggotanya, untuk memajukan kualitas kendaraan bermotor di pasar otomotif terbesar keenam di dunia tersebut.
Komite Kerja Sama Industri dan Ekonomi Kementerian Ekonomi ASEAN dan Jepang (AMEICC) ke-12 berlangsung di Hanoi pada 25-26 Januari 2011 melanjutkan pembahasan Komite Konsultasi Standar dan Kualitas Produk Otomotif yang berlangsung di Manila, November tahun lalu.
Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Juwono Andrianto mengatakan pertemuan di Vietnam tersebut lebih banyak membicarakan teknis implementasi harmonisasi standar otomotif yang rencananya diberlakukan pada 2015.
“Forum tersebut juga membahas perkembangan penjualan mobil dan motor di Asia Tenggara, tapi lebih banyak berfokus pada kajian teknis mengenai penetapan standar otomotif ASEAN,” jelas Juwono melalui hubungan telepon kepada Bisnis, hari ini.
ASEAN bertekad mengharmonisasi spesifikasi kendaraan bermotor yang dapat digunakan di negara-negara anggotanya, terutama yang berkaitan dengan keselamatan penumpang dan dampak pada lingkungan.
Standar ASEAN akan mengacu pada standar global Komisi Ekonomi PBB untuk Eropa (UNECE) tentang Keseragaman Regulasi Teknis Kendaraan Bermotor. Per 2009, telah ada 58 negara yang mengadopsi standar tersebut – termasuk Thailand dan Malaysia.
Sumber: Bisnis.com/industri/otomotif, 27 Januari 2011

Industri Petrokimia: Chandra Asri Petrochemical Resmi Beroperasi

Jakarta - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), perusahaan hasil merger PT Chandra Asri dengan PT Tri Polyta Indonesia Tbk, secara resmi beroperasi. Ini menjadikan industri petrokimia yang terintegrasi dari hulu ke hilir ini bisa lebih efisien.
Presiden Direktur Chandra Asri Petrochemical Erwin Ciputra mengatakan, penggabungan kedua perusahaan mendapat persetujuan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Tepatnya melalui izin usaha penggabungan perusahaan penanaman modal Nomor 5 Tahun 2010 tertanggal 31 Desember 2010.

Kemudian, operasional perseroan juga mendapat pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Kementerian Keuangan serta memperoleh kekuatan hukum dengan terbitnya surat dari Kementerian Hukum dan HAM Nomor AHU/ 54545. AH.01.02.2010 per 22 November 2010. Perdagangan saham perseroan di bursa akan efektif dilakukan pada Senin, 3 Januari 2011.

"Dengan efektifnya merger ini, memudahkan kami untuk melakukan berbagai langkah strategis. Khususnya dalam meningkatkan kapasitas serta nilai tambah industri petrokimia secara efektif dan efisien," katanya di Jakarta, kemarin.

Erwin memaparkan, dengan beroperasinya CAP maka perseroan dapat mewujudkan rencana peningkatan kapasitas produksi ethylene, polyethylene, polypropylene, dan berbagai produk petrokimia lainnya. Saat ini, perseroan tengah melakukan program peningkatan produksi polypropylene dengan menambah mesin baru. Ini untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 360. 00 ton menjadi 480.000 ton per tahun.

Perseroan sendiri mengganggarkan biaya investasi sebesar Rp 300 miliar dan direncanakan sudah dapat beroperasi pada Maret 2011. Selain itu, CAP juga berencana meningkatkan kapasitas produksi ethylene dari 600.000 ton menjadi 1 juta ton per tahun. Juga polyethylene dari 320.000 ton menjadi 540.000 ton dalam kurun waktu 3 hingga 5 tahun mendatang.

Untuk menyambung mata rantai produksi petrokimia dari hulu ke hilir, pada Juni 2011 perseroan akan membangun pabrik butadiene pertama di Indonesia yang diharapkan selesai pada pertengahan 2013.

Pabrik dengan total investasi sebesar 100 juta dolar AS ini berkapasitas sebesar 100.000 ton per tahun. Selanjutnya akan dioperasikan oleh anak perusahaan CAP, yaitu PT Petrokimia Butadiene Indonesia.

Seluruh produksi butadiene akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan selebihnya akan diekspor. Butadiene merupakan bahan campuran untuk membuat karet sintetis dan selanjutnya menjadi komponen untuk membuat ban serta berbagai komponen otomotif lainnya. Selama ini, kebutuhan butadiene dalam negeri masih diimpor dari luar negeri, seperti Jepang dan Korea.

"Dengan tersedianya butadiene di dalam negeri, maka sebagian biaya produksi ban dan komponen otomotif lainnya dapat dipangkas. Sehingga, industri petrokimia dan otomotif nasional mempunyai kesempatan untuk tumbuh berkembang dalam beberapa tahun mendatang," ujar Erwin.

Sumber: Suarakarya-online.com, 3 Januari 2011